Ketahuilah Komponen-Komponen Perakitan Komputer Bagi Pemula

Ketahuilah Komponen-Komponen Perakitan Komputer Bagi Pemula, Perakitan komputer merupakan salah satu kegiatan yang
dilakukan oleh seorang teknisi komputer. Bahkan saat ini, siapa pun dapat
belajar merakit komputer.

Terutama karena teknologi sekarang lebih mudah diakses oleh
banyak orang, sehingga siapa saja bisa mempelajarinya. Anda juga bisa
mempelajarinya melalui pembahasan artikel berikut ini.

Yang Harus Di Fahami Mengenai Perakitan Komputer

Perakitan komputer merakit semua komponen komputer menjadi
PC yang siap dijalankan. Salah satu peralatan komputer yang akan dirakit adalah
komponen pada motherboard.

Motherboard adalah sebuah titik tumpu atau pusat kendali
yang tugasnya mengontrol kerja semua komponen yang terhubung. Bagian ini juga
mengontrol catu daya atau arus listrik untuk setiap komponen komputer.

Semua lalu lintas dari perangkat penyimpanan (hard drive,
CD-ROM) melalui perangkat input data (keyboard, mouse) ke printer dikendalikan
oleh motherboard.

Komponen perakitan komputer

Untuk merakit komputer diperlukan beberapa komponen utama
dan tentunya sangat penting agar tidak ada komponen yang tertinggal. Berikut
ini adalah beberapa komponen yang akan Anda perlukan saat ingin merakit
komputer:

1.) Casing

2.) Power Supply

3.) Motherboard / Mainboard

4.) RAM

5.) Processor

6.) Harddisk

7.) Heatsink Fan

8.) Optical Drive

9.) Kabel Data

10.) Perangkat Display

11.) Monitor

12.) Keyboard

13.) Mouse

Persiapan Perakitan Komputer

Merakit komputer bukanlah tugas yang mudah, membutuhkan
tingkat ketelitian yang tinggi agar hasilnya bisa maksimal. Oleh karena itu,
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda mulai merakit komputer.

Seperti menyediakan tempat yang jauh dari jangkauan orang
agar tidak terganggu dan menyiapkan hal-hal sebagai berikut:

1.) Siapkan komponen perangkat keras dengan meletakkannya di
tempat yang mudah dijangkau. Jangan lupa untuk mengecek semua komponen hardware
dan mencocokkannya berdasarkan jenisnya agar memenuhi spesifikasinya.

Misalnya, mainboard yang mendukung slot DDR2 hanya dapat dilengkapi
dengan memori DDR3.

2.) Siapkan manual, biasanya disertakan di setiap komponen,
karena manual sangat penting, jadi jangan sampai hilang. Karena dapat dijadikan
sebagai acuan kerja dan petunjuk untuk memasang atau memasang semua komponen
pada saat merakit komputer.

3.) Siapkan semua peralatan yang akan digunakan untuk
merakit komputer, seperti obeng plus minus, tang, hingga yang terpenting adalah
gelang antistatis. Karena dapat mencegah korsleting atau korsleting.

4.) Terakhir, siapkan juga driver CD, yang tidak boleh
dilupakan, karena perangkat keras tidak dapat bekerja tanpa item ini. Oleh
karena itu, siapkan driver untuk setiap komponen untuk memastikan proses
perakitan lancar dan lancar.

Langkah Perakitan Komputer

Setelah semua persiapan dilakukan, langkah selanjutnya
adalah merakit komputer sebagai berikut:

1.) Pasang prosesor pada motherboard

Sebelum memasang motherboard, ada baiknya kita memasang
prosesor terlebih dahulu. Ini akan memudahkan pemasangan mainboard nantinya.
Memasang prosesor pada motherboard itu sendiri biasanya dilakukan sebagai
berikut:

  • Pertama, kita tentukan posisi pin 1 pada prosesor dan
    soket prosesor pada mainboard, yang biasanya berada di area persegi.
  • Angkat tuas kait soket untuk membuka.
  • Sesuaikan posisi kaki prosesor dengan lubang soket. Jika
    demikian, dorong prosesor ke dalam soket hingga terpasang pada tempatnya.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.

2.) Pasang papan utama

Pasang motherboard pada casing dengan menempatkannya sejajar
dengan lubang antara casing dan lubang motherboard. Kemudian kunci dengan
sekrup.

3.) Pasang pendingin atau heatsink

Dengan prosesor yang juga terpasang, sekarang saatnya
memasang heatsink untuk mencegah prosesor dari panas berlebih. Heatsink ini
diletakkan di atas prosesor dan dilengkapi dengan alat penahan agar tidak
jatuh.

Lapisi cairan pendingin dengan gel konduktif termal
(konduktif) terlebih dahulu. Jika heatsink Anda memiliki kipas, konektor daya
kipas/kipas terhubung ke motherboard.

4.) Instal memori RAM

Memasang RAM sebenarnya mudah dan tidak sesulit memasang
modul lainnya. Untuk pemasangan, Anda cukup membuka tuas tempat RAM diletakkan
atau direkatkan.

5.) Pasang catu daya

Saat membeli casing, PSU terpasang otomatis, tetapi jika
ternyata PSU tidak terpasang. Kemudian ikutilah langkah-langkah berikut di
bawah ini agar bisa menginstalnya:

  • Letakkan catu daya di bagian belakang kasing dan
    kencangkan dengan sekrup.
  • Hubungkan konektor daya dari PSU ke motherboard dengan
    kabel.

6.) Pasang kabel motherboard dan sasis

  • Pasang kabel konektor IDE primer dan sekunder ke
    motherboard.
  • Hubungkan kabel koneksi serial dan paralel ke konektor
    pada motherboard (hanya motherboard non-ATX).
  • Ada lubang di bagian belakang kasing di mana konektor
    tambahan adalah slot dan dapat dimasukkan.
  • Kemudian buka klem berlubang tertutup yang terbuat dari
    pelat pengunci sekrup.
  • Kemudian cukup masukkan perangkat akhir yang ingin Anda
    hubungkan.
  • Kemudian pasang kembali sekrup.
  • Sambungkan kabel konektor mouse dan keyboard ke
    motherboard.
  • Sabungan kabel lainnya seperti LED, speaker internal,
    dan konektor pada casing komputer.

7.) Pasang drive

Langkah selanjutnya adalah memasang drive seperti harddisk,
CD-ROM atau DVD-ROM sebagai berikut:

  • Masukkan drive ke dalam casing dari depan dengan
    menyesuaikan pengaturan jumper (misalnya master atau slave) pada drive.
    Kemudian pasang sekrup untuk mencegah drive terlepas.
  • Lanjutkan dengan menghubungkan kabel IDE ke driver dan
    konektor pada motherboard sebagai konektor utama yang akan digunakan terlebih
    dahulu.
  • Ketika kabel IDE terhubung ke 2 (dua) drive, drive
    pertama akan ditetapkan sebagai master dan yang lainnya sebagai budak sebagai
    pengaturan jumper.
  • Dua drive lagi dapat dihubungkan melalui konektor IDE
    sekunder pada motherboard.
  • Sambungkan kabel daya dari catu daya setiap drive.

8.) Pasang adaptor kartu

Biasanya, kartu adaptor yang dipasangkan adalah adaptor
SCSI, kartu grafis, kartu suara, dan modem. Cara memasangnya sendiri:

Masukkan adaptor kartu ke dalam slot pada motherboard dan
cukup tekan sampai konektor terpasang dengan benar. Kemudian masukkan sekrup
sebagai kartu pengganti.

9.) Tahap akhir perakitan komputer

Untuk langkah terakhir dari proses ini ketika unit komputer
ditutup dengan casing dan sekrup. Kemudian sambungkan kabel adaptor daya ke
stopkontak. Kemudian sambungkan konektor monitor ke konektor kartu grafis,
konektor kabel keyboard, dan konektor mouse ke konektor mouse.

Periksa Hasil Unit Komputer

Setelah komputer diinstal, kami menggunakan program BIOS
untuk memverifikasi dan menguji hasilnya. Periksa apakah semua program dapat
berjalan di komputer atau tidak dengan cara berikut:

1.) Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan
dengarkan suara dari speaker.

2.) Program Bios Fost sekarang secara otomatis mengenali
perangkat keras yang terpasang di komputer.

3.) Lakukan pengaturan untuk kapasitas hard disk dan urutan
boot.

4.) Setelah Anda menyimpan pengaturan dan menyelesaikan
pengaturan BIOS, komputer akan memuat sistem operasi dalam urutan pencarian
yang sesuai dengan pengaturan urutan boot di BIOS.

5.) Masukkan CD bootable dengan sistem operasi ke dalam
drive pencarian. 

Jika semuanya normal, berarti proses perakitan telah
berhasil dilakukan dan proses perakitan komputer dapat diselesaikan. Namun,
jika banyak masalah ditemui, pengujian ulang harus dilakukan untuk memperbaiki
masalah yang dihadapi saat merakit komputer.

Penanganan Masalah Perakitan Komputer

Tidak bisa dipungkiri saat merakit komputer banyak kendala
yang bisa muncul sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Jika
ada masalah yang membuat komputer tidak dapat dioperasikan, ikuti
langkah-langkah di bawah ini untuk menyelesaikannya:

1.) Nyalakan komputer. Jika komputer dan monitor tidak
menyala, periksa apakah kabel daya dicolokkan ke stopkontak.

2.) Saat jam menyala, hitam/warna akan muncul di layar.
Pasti ada kesalahan. Jika CPU berbunyi bip, posisi RAM perlu diperbaiki.

3.) Jika adaptor kartu tidak dikenali, coba periksa apakah
adaptor kartu terpasang dengan benar di slot atau tidak.

4.) Jika LED pada HDD atau CD menyala, periksa apakah
konektor terpasang atau tidak.

Dengan demikian, proses perakitan komputer dimulai dari
persiapan komponen, melalui persiapan, hingga langkah-langkah perakitan, yang
selesai

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.