Cleaning Up laptop merupakan proses yang terjadi setelah sistem operasi Windows diperbarui. Proses ini bertujuan untuk menghapus file sisa, cache, atau data yang sudah tidak diperlukan lagi, seperti driver lama, pengaturan Registry, dan berbagai berkas sementara lainnya. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah macetnya proses cleaning laptop tersebut. Oleh karena itu, cara mengatasi cleaning up laptop macet perlu diketahui.
Pengertian Cleaning Up Laptop
Cleaning up laptop adalah proses yang terjadi setelah pembaruan sistem operasi Windows. Proses ini bertujuan untuk menghapus cache, file sisa, dan data yang sudah tidak digunakan lagi.
Lama waktu yang dibutuhkan bervariasi, biasanya antara lima hingga 30 menit, tergantung jumlah file yang dihapus. Laptop dengan penyimpanan SSD umumnya dapat menyelesaikan proses ini lebih cepat dibandingkan perangkat yang masih menggunakan HDD.
Namun, jika indikator cleaning up tetap berada di angka 0 persen selama beberapa jam, ada kemungkinan terjadi masalah pada sistem operasi.
Cara Mengatasi Cleaning Up Laptop Macet
Jika proses cleaning up di Windows mengalami kendala dan macet dalam waktu lama, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mematikan perangkat. Namun, beberapa ahli menyarankan untuk menunggu hingga 24 jam sebelum mematikan sistem.
Perlu diingat, menghentikan sistem saat pembaruan masih berlangsung berisiko menyebabkan ketidakstabilan dan berpotensi merusak file. Oleh karena itu, pengguna dapat mencoba beberapa solusi alternatif untuk mengatasi masalah ini, yaitu:
1. Lakukan Perbaikan Otomatis
Jika laptop dilengkapi dengan tombol khusus untuk restart, tekan tombol tersebut, lalu saat sistem mulai booting, tekan F8. Alternatif lainnya, pengguna dapat memanfaatkan opsi shutdown melalui menu Start dan kemudian menyalakan ulang sistem. Jika opsi tersebut tidak bekerja, pengguna dapat mengaksesnya dengan cara:
- Buka menu Windows Settings.
- Pilih Update & Security.
- Klik Recovery.
- Pilih Restart now.
- Proses selesai.
2. Lakukan Pemulihan Sistem
Pengguna juga dapat mencoba metode pemulihan sistem sebagai solusi alternatif. Dengan menggunakan opsi ini, sistem akan dikembalikan ke titik pemulihan yang telah ditentukan sebelumnya. Proses ini memungkinkan pengguna untuk membatalkan berbagai pembaruan atau perubahan yang terjadi setelah titik pemulihan tersebut, sehingga sistem dapat kembali berfungsi dengan stabil seperti sebelumnya.
3. Dengan Safe Mode
Jika cara-cara diatas belum juga berhasil, masih ada satu cara lagi yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan safe mode atau mode aman. Perlu diketahui bahwa cara ini mengharuskan anda mengikuti langkah-langkah yang cukup panjang. Oleh karena itu perhatikan dengan seksama dan lakukan secara runtut langkah-langkah caranya yang akan dijelaskan berikut ini:
- Mulailah dengan menyalakan laptop, lalu segera matikan perangkat begitu logo Windows muncul di layar. Ulangi langkah ini beberapa kali hingga sistem menampilkan menu Advanced Startup.
- Setelah proses booting selesai, akan muncul kotak dialog Windows Setup. Pada tahap ini, atur preferensi seperti zona waktu, metode input, dan jenis keyboard yang digunakan. Setelah melakukan pengaturan awal tersebut, lanjutkan ke jendela berikutnya dan pilih opsi Perbaiki komputer, kemudian klik Pemecahan Masalah.
- Langkah ini akan membuka menu Advanced Startup Options, di mana pengguna dapat memilih untuk masuk ke Safe Mode. Dari sini, pengguna bisa menginstal pembaruan terbaru guna mengatasi masalah sistem. Setelah proses ini selesai, laptop siap digunakan kembali.
Nah itulah penjelasan tentang cleaning up laptop dan cara mengatasi cleaning up laptop macet. Melakukan proses cleaning up pada laptop sangat penting untuk mencegah file yang tidak terpakai menumpuk di penyimpanan setelah pembaruan sistem.