Prinsip Perakitan Produk Perangkat Keras | PKK

Prinsip Perakitan Produk Perangkat Keras | PKK – Baiklah disini saya akan menjelaskan serta sharing kepada teman – teman dan melanjutkan pembahasan sebelumnya yaitu Konsep Lini Perakitan Produk Perangkat Keras | PKK terkait Pembelajaran TKJ dengan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan atau biasa disebut dengan PKK, alangkah baiknya anda melihat – lihat terlebih dahulu pada pembahasan sebelumnya agar lebih dapat dimengerti. Pada saat ini saya akan membahas tentang prinsip perakitan produk perangkat keras. Langsung saja simak penjelasannya dibawah ini.


prinsip-perakitan-produk-perangkat-keras


Perakitan atau lazim dinamakan dengan assembly line adalah proses manufakturing di mana setiap bagian disusun berdasarkan urutan untuk menghasilkan produk jadi yang lebih cepat daripada metode manufakturing yang biasa. Dalam metode assembly line, pergerakan pekerja diminimalisir sedikit mungkin, komponen-komponen yang akan dipasang biasanya diletakkan di atas konveyor dan berjalan sesuai urutan proses manufakturing produk tersebut. Proses assembly line deikenalkan oleh Henry Ford sebagai pendiri perusahaan mobil Ford.


Prinsip assembly line yang dikemukakan oleh Henry Ford sebagai berikut :

  1. Meletakkan peralatan dan pekerja dalam urutan pekerjaan / operasional sehingga setiap bagian / komponen dapat dipasang secara berurutan sampai dengan proses akhir, dan
  2. Area kerja untuk pemasangan komponen dibuat secara nyaman sehingga pekerja dapat secara mudah memasang komponen ke dalam rangkaian produk yang berjalan di atas konveyor.

Dalam metode assembly line banyak sekali penghematan waktu yang diperoleh. Pekerja dapat memasang komponen secara terus – menerus tanpa harus menunggu proses akhir. Setiap pekerja mempunyai tanggung jawab memasang komponen sesuai urutannya dan dapat melanjutkan pekerjaan produk lainnya tanpa menunggu produk akhir tersebut selesai.

Sistem konveyor di inspirasi oleh industri penyembelihan hewan ternak di mana pekerja hanya berdiri dalam satu tempat dan daging hasil penyembelihan bergerak sesuai urutan katrol yang digunakan untuk mengangkat daging tersebut.

Namun, walaupun terlihat mudah dan sederhana, metode perakitan tetap membawa kerugian, terutama bagi pada pekerjanya. Pekerja merasa terasing dan jenuh karena harus melakukan pekerjaan yang sama sepanjang hari. Dalam sehari, pekerja dapat melakukan kegiatan yang sama sebanyak ratusan kali untuk memasang komponen pada bagian yang sama. Permasalahan lain yang timbul adalah sempitnya ruang gerak pekerja karena tata letak yang buruk tanpa memerhatikan faktor ergonomi.

Namun, banyak hasil positif dari penerapan metode perakitan. Apa sajakah manfaat – manfaat dalam metode perakitan? Berikut penjelasannya.

  1. Pekerja tidak perlu mengangkat beban berat.
  2. Tidak ada posisi membungkuk yang menyebabkan kelelahan fisik pekerja.
  3. Tidak memerlukan pelatihan khusus dalam penggunaan assembly line.
  4. Pekerjaan yang sangat mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang.
  5. Manfaat lainnya adalah peningkatan produktifitas yang cukup signifikan sehingga Henry Ford dapat menaikkan upah per hari pekerja.

Nah, begitulah penjelasan tentang prinsip perakitan produk perangkat keras. Menarik bukan? Jika anda suka, share ke teman atau keluarga anda sehingga kita bisa saling mempelajari ilmu – ilmu terkait pembahasan di artikel ini. Jika ada yang kurang dimengerti silahkan komentar dibawah yah 😄😄😄.

Jika anda ingin mencari atau melanjutkan pembahasan terkait dengan pembelajaran PKK silahkan cek di link berikut : Klik Disini

Demikianlah artikel pembahasan materi yang berjudul Prinsip Perakitan Produk Perangkat Keras | PKK. Semoga bermanfaat bagi anda. Terima kasih…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.