PKK

Pengertian Processor, Sejarah, Fungsi, Jenis, Cara Kerja, dan Komponennya Yang Perlu Di Perhatikan

Pengertian Processor, Sejarah, Fungsi, Jenis, Cara Kerja,
dan Komponennya
, Prosesor adalah rangkaian logika yang dapat merespon dan
memproses perintah-perintah dasar untuk menjalankan komputer.

Perlu Anda ketahui bahwa komputer Anda memiliki pusat
kendali atau pusat sistem. Pusat kendali ini akan mengubah masukan pengguna
menjadi keluaran berupa informasi. Prosesor adalah pusat sistem yang selama ini
Anda gunakan untuk bekerja dengan komputer Anda. Pengguna menyebut prosesor dan
otak komputer. Alat ini dapat mengontrol dan menjalankan semua instruksi
program di komputer Anda. Prosesor tersebut disebut CPU (Central Processing
Unit), yang merupakan unit pengolah pusat komputer.

Memang penjelasan mengenai perangkat prosesor cukup luas
jika dibahas karena fungsinya untuk komputer sangat kompleks. Prosesor atau
prosessor tidak hanya sebagai otak atau pusat dari sistem tetapi juga menjaga
agar komputer tetap hidup dan berfungsi secara komputasi. Prosesor juga
dikembangkan sesuai dengan jenis dan seri yang berbeda. Simak ulasan
selanjutnya untuk penjelasan lebih lanjut!

Pengertian prosesor komputer

Prosesor atau CPU adalah rangkaian logika yang dapat
merespon dan memproses perintah-perintah dasar untuk menjalankan komputer.
Sebagian besar instruksi komputer diterjemahkan oleh CPU karena prosesor ini
berisi chip sirkuit terintegrasi (IC) yang sangat penting dalam komputer.
Beberapa hal yang dilakukan prosesor atau prosesor adalah operasi aritmatika,
logika, dan I/O dasar. Itu juga memberikan perintah ke komponen dan chip lain
yang berjalan di komputer.

Prosesor dapat berkomunikasi dengan komponen lain seperti
perangkat input/output dan perangkat memori/penyimpanan dalam instruksi
pengoperasian. Prosesor lebih umum digunakan untuk menyebut prosesor atau unit
pengolah pusat, meskipun sebenarnya ada prosesor lain seperti GPU. (Graphics
Processing Unit) adalah prosesor yang dirancang khusus untuk rendering grafis
dan semua aplikasi yang sangat intensif grafis. Namun secara umum prosesor
lebih dikenal dengan sebutan CPU. Beberapa perangkat yang menggunakan alat
prosesor selain PC yaitu smartphone, tablet dan perangkat komputasi lainnya.

Letak prosesor pada motherboard tergantung dari jenis
soketnya, seperti soket Intel LGA dan soket AMD AM3. Dua jenis prosesor Intel
dan AMD merupakan pengembangan dari prosesor dua perusahaan teknologi ternama
yang paling banyak digunakan di pasar perangkat komputer.

Fungsi dan Kegunaan Prosessor

Secara umum processor memiliki fungsi untuk mengolah
perintah-perintah masukan untuk diolah menjadi keluaran yang diinginkan.
Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sebagai unit pengolah atau otak dari sebuah komputer

Prosesor memproses setiap input berupa instruksi dan data.
Selain itu, informasi yang diproses akan dilanjutkan ke proses komponen lain
untuk menghasilkan hasil. Semua komponen komputer bekerja sama dengan prosesor
untuk menjalankan aktivitas yang diinginkan dari sistem komputer.

2. Bertanggung jawab menerima data atau instruksi program
untuk perhitungan

Fungsi utama prosesor adalah mengolah data instruksi yang
diterima dari perangkat lain untuk diolah sehingga menghasilkan data yang
diinginkan. Proses tersebut dapat dipandu oleh prosesor melalui tiga fase,
antara lain: mengambil instruksi (Fetch), mendekodekan instruksi (Decode) dan
mengeksekusi data yang diproses (Execute).

3. Atur kinerja dalam kinerja komputer

Prosesor adalah ukuran kinerja komputer. Semakin tinggi
jenis prosesor, semakin tinggi pula kinerja komputer tersebut. Performa dan
kecepatan pemrosesan instruksi dan data komputer juga dipengaruhi oleh
kecepatan prosesor. Saat ini, prosesor memiliki kecepatan lari 3 GHz (Giga
Hertz) hingga 5 GHz, sekitar 3 miliar – 5 miliar siklus per detik.

4. Mendukung spesifikasi sistem komputer

Aktivitas apa pun yang Anda lakukan di komputer dipengaruhi
oleh kecepatan sistem atau program yang dijalankannya. Gaming, video editing,
design dan sejenisnya diantara kalian membutuhkan spesifikasi processor yang tinggi
untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Ini akan membantu mempercepat kinerja
program. Di sisi lain, jika Anda ingin menggunakan komputer untuk tugas-tugas
dasar, Anda memerlukan spesifikasi prosesor (standar) biasa.

Cara Kerja Processor (CPU)

Prosesor (CPU) melakukan pemrosesan atau eksekusi dengan tiga langkah dasar dalam satu siklus instruksi, yaitu: fetch, decode, dan execution. Berikut penjelasannya:

1. Fetch – Langkah ini berarti CPU sedang mengambil instruksi dari perangkat RAM.

2. Decoding – Setelah instruksi diambil, decoder dapat mengubah instruksi menjadi sinyal yang dikirim ke komponen komputer lainnya.

3. Jalankan – Instruksi yang telah diterjemahkan dikirim ke setiap komponen sehingga pada akhirnya tindakan yang diinginkan dapat dilakukan dengan benar.

4. Simpan (Save) – Langkah ini dilakukan setelah instruksi dari program, prosesor kemudian mengirimkan umpan balik berupa data keluaran. Data keluaran ditulis ke memori komputer untuk digunakan nanti.

Komponen prosesor komputer

Komponen prosesor merupakan elemen penting yang mendukung kinerja komputer, antara lain sebagai berikut:

1. Unit Kontrol (Unit Kontrol)

Unit kontrol mengontrol semua operasi komponen komputer kecuali operasi pemrosesan data asli. Beberapa fungsi dari kontroler ini adalah:

1. Bertanggung jawab untuk mengontrol transfer data dan instruksi antar unit komputer lainnya.

2. Unit kontrol mengelola dan mengkoordinasikan semua unit komputer.

3. Berkomunikasi antar perangkat input/output dan kemudian mentransfer data hasil penyimpanan.

2. ALU (Unit Logika Aritmatika)

ALU adalah bahasa mesin dengan bagian unit aritmatika yang akan melakukan operasi berdasarkan instruksi yang akan ditentukan. Ada 2 jenis ALU:

1. Bagian Aritmatika – Bagian aritmatika memiliki fungsi untuk melakukan operasi aritmatika seperti perhitungan yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Operasi ini kompleks untuk dilakukan berulang kali dengan sistem.

2. Logical Section – Fungsi Logical Section adalah melakukan operasi logika seperti membandingkan, menggabungkan, dan mencocokkan data.

3. Register

Daftar adalah sejumlah kecil memori dengan kecepatan tinggi pada CPU. Bagian ini berfungsi untuk menyimpan sejumlah kecil data yang diperlukan selama pemrosesan. Pengolahan data meliputi: alamat instruksi selanjutnya yang akan dieksekusi, instruksi yang sedang diterjemahkan, dan hasil perhitungan.

4. Cache

Cache adalah kumpulan kecil RAM berkecepatan tinggi yang terpasang langsung ke dalam prosesor. Cache berfungsi untuk menyimpan data sementara dan instruksi dimana prosesor akan digunakan kembali. Ini memungkinkan pemrosesan berlangsung cepat karena prosesor tidak harus menunggu data dan instruksi diambil dari RAM.

5. Buses

Bus adalah koneksi internal berkecepatan tinggi, digunakan untuk mengirim sinyal kontrol dan data antara prosesor dan komponen lainnya. Ini adalah tiga jenis bus yang digunakan oleh prosesor:

1. Bus Alamat – Untuk mengangkut alamat memori dari prosesor ke komponen lain, seperti memori primer dan perangkat input/output.

2. Bus Data – Untuk mentransfer data aktual antara prosesor dan komponen lainnya.

3. Bus Kontrol – Bagian dari bus sistem. Bagian ini berisi perintah dari CPU dan mengembalikan sinyal status dari perangkat. Misalnya, saat data sedang dibaca atau ditulis ke perangkat, jalur yang sesuai akan aktif.

6. Jam

Clock atau jam merupakan bagian dari isi CPU yang digunakan untuk mengkoordinasikan seluruh komponen komputer. Jam secara teratur mengirimkan pulsa saat ini untuk menyinkronkan semua komponen dalam waktu. Jam memiliki frekuensi pulsa, juga disebut “kecepatan jam”, yang diukur dalam Hertz. Semakin tinggi frekuensinya, semakin banyak instruksi yang dapat diproses dalam satu waktu. Saat ini, prosesor tersebut memiliki kecepatan berjalan 3 GHz (Giga Hertz) 5 GHz, sekitar 3 miliar – 5 miliar siklus per detik.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button